17.9.11 | |


All night, a man called “Allah”
Until his lips were bleeding.
Then the Devil said, “Hey! Mr Gullible!
How comes you’ve been calling all night
And never once heard Allah say, “Here, I am”?
You call out so earnestly and, in reply, what?
I’ll tell you what. Nothing!”
The man suddenly felt empty and abandoned.
Depressed, he threw himself on the ground
And fell into a deep sleep.
In a dream, he met Abraham, who asked,
“Why are you regretting praising Allah?”
The man said, “I called and called
But Allah never replied, “Here I am.”
Abraham explained, “Allah has said,
“Your calling my name is My reply.
Your longing for Me is My message to you.
All your attempts to reach Me
Are in reality My attempts to reach you.
Your fear and love are a noose to catch Me.
In the silence surrounding every call of “Allah”
Waits a thousand replies of “Here I am.”

“Here I am” by Jalaluddin Rumi

Emo spill #1

3.9.11 | |

Aku tak tahu dengan bahasa apa lagi nak dijelaskan pada kau. Semua butir kata yang aku ucapkan macam bahasa asing pada kau. Satu apa pun kau tak faham, kau tak hadam. Padahal bahasa yang aku tuturkan sama dengan bahasa kau.

Aku harapkan kau boleh jadi tempat aku adukan segala keluh kesah hati lara yang mengikat minda aku dari bergerak bebas; mengungkai satu persatu permasalahan biar smua solusi nampak di depan mata. Tapi sekali lagi aku hampa. Untuk kesekian kalinya.

Mungkin, yang paling layak untuk aku adukan semua permasalahan jiwa ini, hanya pada yang mencipta aku. Yang SATU itu. Yang MAHA segalanya.

Sudah, aku tak percaya lagi dengan kamu kamu kamu kamu semuanya. Biar aku pergi sahaja, temukan aku dengan CINTA paling agungyang pernah aku tahu.

Layak kah?